MANADO — Turnamen Olahraga Domino yang digelar Gardu Pasar Bersehati Manado berlangsung meriah dan penuh persaingan. Selama dua hari, 5–6 September 2026, arena Foodcourt Pasar Bersehati menjadi pusat perhatian para penggemar olahraga domino dari berbagai kalangan.
Kejuaraan yang mendapat dukungan langsung dari Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Utara (Sulut) tersebut diikuti lebih dari 100 peserta yang tampil secara berpasangan. Turnamen mengusung tema “Domino Memperkokoh Kebersamaan dalam Bingkai Silaturahmi Antar Gardu.”
Menariknya, turnamen kali ini turut diramaikan Gardu PD Pasar yang merupakan pendatang baru. Kehadiran gardu tersebut langsung mencuri perhatian setelah Direktur Utama PD Pasar Manado, Lucky Senduk, turun sebagai salah satu andalan. Berpasangan dengan H. Idun, Lucky Senduk mampu memberikan kejutan dengan melaju hingga babak delapan besar. Pencapaian tersebut menjadi warna tersendiri dalam turnamen yang tidak hanya mengedepankan persaingan, tetapi juga semangat kebersamaan antarpeserta.
Ketua PORDI Sulut, Rivai Adam, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gardu Bersehati yang telah menjadi penyelenggara, khususnya Ketua Gardu Bersehati Rustam Hiola serta Noho Poiyo selaku pengarah kegiatan. Rivai juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berlangsung dengan baik.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, terutama kepada Dirut PD Pasar Manado yang telah memberikan izin menggunakan lokasi turnamen dan telah menjadwalkan kembali turnamen berikutnya. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta pada turnamen ini,” ujar Rivai.
Sementara itu, Ketua PORDI Manado, Aiptu Ramlan Amiri, menilai turnamen domino bukan sekadar menjadi arena untuk mengasah kemampuan para atlet maupun penggemar olahraga domino. Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki nilai sosial karena menjadi ruang bertemunya masyarakat dari berbagai latar belakang profesi, suku dan agama dalam suasana penuh keakraban.
“Turnamen olahraga domino seperti ini selain untuk mengasah kemampuan juga merupakan momen silaturahmi masyarakat dari berbagai latar belakang sosial untuk menyalurkan hobi. Kegiatan seperti ini juga membuktikan bahwa olahraga domino telah bergeser imagenya ke arah positif di tengah masyarakat,” tegas Aiptu Ramlan.
Dari persaingan yang berlangsung selama dua hari, Gardu Malendeng berhasil keluar sebagai juara pertama melalui pasangan Pri–Kamal.
Posisi kedua ditempati pasangan Yanto–Fahmi dari Gardu Maasing. Sementara Zul–Ochen dari Gardu Kampis meraih juara ketiga, disusul pasangan Ulyas–Ridwan dari Gardu Nusantara sebagai juara keempat.
Kesuksesan turnamen yang support penuh oleh Kombes Pol (purnawirawan) Denny Pusungulaa, sekaligus mempertegas bahwa olahraga domino tidak hanya berkembang sebagai sarana kompetisi, tetapi juga menjadi media mempererat persaudaraan dan silaturahmi antargardu serta masyarakat di Kota Manado.
(jefry)












