KOTABUNAN, SulutEkspos.com – Masyarakat Desa Bulawan, Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dibuat geram dengan pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Minum (PDAM).
Pasalnya, pasokan air bersih sering mengalami gangguan hingga mati hampir setiap hari. Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku kecewa karena air merupakan kebutuhan utama rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan sanitasi.
Ironisnya, ketika air tidak mengalir, masyarakat terpaksa mencari alternatif lain demi memenuhi kebutuhan tersebut.
“Setiap hari air mati. Kami sangat kesulitan, apalagi untuk kebutuhan rumah tangga. Kami berharap pihak PDAM jangan hanya diam, tetapi segera mencari solusi,” keluh salah seorang warga.
Warga juga mempertanyakan kualitas pelayanan PDAM yang dinilai belum maksimal. Mereka berharap ada penjelasan terbuka mengenai penyebab sering terhentinya distribusi air serta kepastian kapan pelayanan dapat kembali normal.
Masyarakat meminta pihak PDAM segera turun langsung melakukan evaluasi perbaikan dan langkah agar persoalan ini tidak terus berlanjut.
Jangan sampai masyarakat terus dibebani dengan persoalan air bersih, sementara air merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dinikmati setiap hari.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak PDAM segera memberikan perhatian serius terhadap keluhan masyarakat serta menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar janji.
(***)












